Motif Batik Madura

Cukup banyak motif batik Madura yang ada, namun hanya beberapa yang sangat dikenal masyarakat. Misalnya adalah Serat Kayu, Pecah Beling, Sekar jagat, Klasik, serta Batik Cap.

Serat Kayu
Sesuai namnya, motif ini memiliki keunikan dimana corak dari batik tersebut menyerupai corak seperti serat pada kayu. Corak seperti ini apabila dipakai akan memberikan kesan langsing kepada pemakainya. Panjang kain sekitar 2 meter dan lebar 110 cm. Terbuat dari kain katun yang lembut dan dingin di kulit. Motif serat kayu tersedia dalam berbagai warna yaitu, putih kuning hijau biru dan gradasi 3 dimensi yaitu paduan antara hijau muda dan hijau tua.



Pecah Beling
Motif jenis ini menyerupai pecahan kaca atau beling. Sehingga membuat motif ini syarat akan nilai-nilai seni dimana motif ini bisa dibilang berbau abstrak. Sebenarnya gambar yang ada pada motif ini biasanya hampir sama dengan yang ada pada motif lain, yang membedakan adalah corak dasarnya yang menyerupai pecahan beling. Apabila dipakai, motif jenis ini akan memberikan kesan yang elegan terhadap pemakainya. Warana kulit pemakai tidak berpengaruh terhadap motif jenis ini karena motif ini cocok dipakai dengan warna kulit apapun, mulai dari putih, kuning, sawo matang, sawo setengah matang ataupun kulit hitam.

Sekar Jagat
Dalam bahasa Jawa, kata sekar berarti kembang atau bunga, sedangkan kata jagat berarti dunia. Jadi sekar jagat memiliki arti bunga dunia. Motif ini terdiri dari paduan warna yg begitu eksotis dan dipadu dengan corak beberapa jenis bunga yang mempesona. Menjadikan motif ini begitu elegan saat dipakai.

Klasik
Salah satu motif batik madura yang sudah ada sejak dahulu kala dimana motif jenis klasik "Rumput Laut" ini didominasi oleh warna merah. Warna merah pada setiap motif kain batik Madura dipengaruhi oleh kebudayaan Tionghoa, bahwa warna merah akan membawa keberuntungan pada pemakainya sehingga sampai sekarangpun hampir seluruh masyarakat Tionghoa tak pernah lepas dari warna merah pada kehidupan sehari -harinya. Kain Batik Klasik ini terbuat dari Bahan Katun. dengan ukuran 200 x 110 cm. Kain jenis ini tersedia dalam ratusan jenis dan ribuan paduan warna.

Batik Cap
Batik cap hanyalah alternatif untuk mempercepat produksi batik karena proses pembuatannya dengan cara Cap. Pembuatan batik ini bukan dengan ditulis seperti batik tulis pada umumnya tapi dengan cara menCapnya. Pola Cap atau cetakannya sudah tersedia secara permanen. Bahan pola atau cetakannya terbuat dari tembaga yang sudah diproses atau dibentuk sesuai motif yang diinginkan. Dari segi nilai seni, batik tulis lebih unggul dibanding batik cap karena orang menilai batik tulis lebih natural atau alami karena dilukis langsung oleh tangan2 para pengrajin batik. Namun motif batik cap juga tidak kalah pamornya dengan batik tulis, karena batik cap dari madura juga menyajikan berbagai motif yang unik dan menarik.

1 comment:

  1. ayo lestarikan batik madura kepada anda yang jual batik madura ayo dikembangkan

    ReplyDelete